Hari / Tanggal : Kamis / 17 februari 2011
Pukul : 14.30 WITA
No. RMK : 68. 40. 11
A.
DATA SUBJEKTIF
1.
1.Identitas
Keterangan
|
Ibu
|
Ayah
|
a. Nama
b. Umur
c. Suku / Bangsa
d. Agama
e. Pendidikan
f. Pekerjaan
g. Alamat
|
Ny. E
36 Tahun
Banjar / Indonesia
Islam
SMA
IRT
Kelayan
B timur
Rt.24
No.26
|
Tn. A
36 Tahun
Banjar / Indonesia
Islam
SMA
PNS
Kelayan B timur
Rt.24 No.26
|
h. Status Perkawinan
|
Ibu kawin pertama pada usia 20 tahun lamanya perkawinan 16 tahun.
|
|
2.
Keluhan Utama
Ibu datang jam 12.30 wita dengan kehamilan cukup bulan. Sejak jam 08.00
wita perut terasa mules-mules dan nyeri pada pinggang menjalar ke perut bagian
bawah semakin lama semakin sering, jam
11.30 wita keluar lendir campur darah.
3.Riwayat Obstetri dan Ginekologi
a. Riwayat obstetri
1) Haid
a)
Menarche : 14 tahun
b)
Siklus : 28 hari
c)
Lamanya : 7 hari
d)
Banyaknya : 2 kali ganti pembalut
e)
Dismenorhoe : Tidak
f)
HPHT : 10 – 05 – 2010
g)
TP : 17 – 02– 2011
2) Riwayat Kehamilan, persalinan dan nifas
No
|
Tahun
|
Kehamilan
|
Persalinan
|
Nifas
|
||||||
Umur
Kehamilan
|
Penyulit
|
Tempat
|
Cara
|
Penolong
|
Anak
|
|||||
Jenis kelamin
|
BB/
PB
|
Ket
|
||||||||
1
|
2002
|
Aterm
|
-
|
Di Rumah
|
Spontan belakang kepala
|
Bidan
|
Laki-laki
|
3300/46
|
hidup
|
normal
|
2
|
2011
|
Aterm
|
-
|
Di RS ulin
|
Spontan belakang kepala
|
Bidan
|
Laki-laki
|
3000/ 48
|
hidup
|
normal
|
3)
Data Kehamilan Sekarang
GIIPIA0. Pelayanan yang
didapat pada :
a) Trimester
1
Tidak pernah periksa
b) Trimester
2
(1) ANC
sebanyak 2 kali di puskesmas dengan
keluhan sering lelah
(2) Pengobatan
yang di dapat : Vitamin B Kompleks (2 x 1 tablet ), Vitamin B12 ( 2 x 1 tablet
), Kalk ( 1 x 1 tablet ), imunisasi TT 1
(3) Ibu
mendapatkan Pendidikan Kesehatan yaitu
olahraga yang ringan bagi ibu hamil seperti berjalan santai di sekitar rumah, jangan bekerja yang berat-berat, perawatan payudara dan
pemeriksaan kehamilan secara teratur
c) Trimester
3
(1) ANC
sebanyak 3 kali: 2 kali di
Puskesmas, 1 kali di BPS dengan
keluhan sering kencing
(2) Pengobatan yang di
dapat : Fe (1x1 talet ), Vitamin C (1x1 tablet ), Kalk (1x1 tablet) , imunisasi TT 2
(3)
Ibu mendapatkan Pendidikan Kesehatan untuk Istirahat
yang cukup, jika tidak bisa tidur
pada malam hari anjurkan untuk berbaring
minimal 1 jam pada siang hari
b. Riwayat Ginekologi
Ibu tidak pernah mengalami keputihan yang berlebihan dan
perdarahan di luar haid.
4. Riwayat Kesehatan Ibu dan Keluarga
a. Riwayat Kesehatan Ibu
Ibu
tidak pernah menderita penyakit TBC, Hepatitis, Asma, Diabetes Mellitus,
Hipertensi dan Jantung
b. Riwayat Kesehatan Keluarga
Dalam keluarga tidak ada yang
menderita penyakit keturunan ( hemofilia, buta warna, dan hamil kembar ) dan
penyakit menular (TBC, hepatitis dan HIV/AIDS)
5. Riwayat KB
Ibu pernah menggunakan alat kontrasepsi berupa
suntikan selama 6 tahun dan sejak 2 tahun terakhir ibu berhenti menggunakan
kontrasepsi
6. Data Biologis
a. Nutrisi
1) Frekuensi makan : 2-3 kali sehari dengan porsi sedang
2) Jenis makanan : Nasi, sayur, lauk
pauk (ikan, ayam, daging, telur)
b. Personal hygiene
1) Frekuensi mandi : 2-3 kali sehari
2) Frekuensi gosok gigi : 2 kali sehari
3) Frekuensi ganti pakaian: 2- 3 kali sehari/
setiap habis mandi
4) Kebersihan vulva : Baik, ibu selalu membersihkan vulva setelah BAK dan BAB
c. Eliminasi
1) BAB
a)
Frekuensi : 1 kali sehari
b)
Warna : Kuning kecoklatan
2) BAK
a)
Frekuensi :
5-6 kali sehari
b)
Warna :
Kuning jernih
d. Aktivitas
Ibu hanya berbaring miring kiri dan kanan
sebentar
e. Istirahat dan tidur
Ibu
beristirahat di antara 2 his dan tidak bisa tidur
7. Data Psikologis
Ibu sering
menanyakan tentang kemajuan persalinannya dan keadaan bayi dalam kandungannya
8. Data Sosial
Hubungan antara ibu, suami, keluarga
dan masyarakat lingkungan tempat
tinggalnya berjalan baik. Keluarga sangat berharap ibu dapat melahirkan
dengan selamat.
9. Data
Spiritual
Ibu melaksanakan sholat lima waktu selama hamil, Ibu selalu berdoa
dan berdzikir saat proses persalinan
B.DATA OBJEKTIF
1.Pemeriksaan umum
a.
Keadaan umum : Baik
b.
Kesadaran : Compos
mentis ( kesadaran penuh )
c.
Tanda
– tanda vital
1)
TD : 130 / 80 mmHg
2)
Nadi : 84 x/menit
3)
Respirasi :
20 x/menit
4)
Suhu : 36ºC
2.Pemeriksaan khusus
a. Inspeksi
1) Rambut :
Bersih dan tidak rontok
2) Muka : Tidak ada closma gravidarum, tidak ada oedem dan
tidak pucat
3)
Mata : Tidak ada ikteris pada sclera
dan konjungtiva tidak anemis.
4)
Mulut : Bibir tidak ada sariawan dan tidak pucat.
5)
Hidung : Bersih
dan tidak ada secret.
6)
Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar
tiroid dan Bendungan vena jugularis.
7)
Dada / mammae :Bentuk simetris dan putting susu menonjol
8)
Abdomen : Ada striae gravidarum dan linea nigra
9)
Tungkai : Tidak ada varises dan tidak ada
oedem.
10) Genetalia :
Ada pengeluaran lendir darah dan tidak ada varises.
b. Palpasi
1) Leher :
Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan bendungan vena jugularis
2)
Dada / mamae : Tidak ada benjolan yang abnormal pada mamae dan kolostrum sudah keluar
3)
Abdomen :
a)
Leopold
I : Pada fundus uteri
teraba lunak, bundar dan
tidak melenting (bokong).TFU 3
jari di bawah Proxesus xypoideus ( 33 cm) TBJ : 3410 gram.
Umur kehamilan : 38 minggu
b)
Leopold
II : Bagian kiri ibu teraba rata memanjang
dan keras seperti ada
tahanan,sedangkan bagian kanan teraba
bagian-bagian kecil (punggung
kiri)
c)
Leopold
III: Bagian bawah perut ibu teraba bagian keras, dan sukar digerakkan
( presentasi kepala )
d)
Leopold
IV : Kedua tangan saling menjauh (divergen) bagian terbawah janin sudah masuk
PAP V (3/5) hodge II (teraba bagian bawah simfisis).
e)
His :
Dari fundus uteri menjalar ke bawah, intensitas his 4 kali
dalam 10 menit lamanya 40 detik.
c. Auskultasi
DJJ ( + ) terdengar jelas pada kuadran kiri bawah perut ibu secara teratur dengan frekuensi 132 x/menit
d. Pemeriksaan
Dalam
Jam
13.00 wita, Portio teraba tipis,
lunak, pembukaan 7 cm,
ketuban (+) bagian terbawah kepala di hodge II.
C.
ASSESMENT
GIIPIA0 , hamil aterm, Inpartu kala I fase aktif, janin tunggal hidup intra uterin, presentasi
kepala sudah masuk PAP (3/5) Hodge II.
D.
PLANNING
1.
Memberitahukan kepada ibu hasil pemeriksaan bahwa
keadaan umum ibu baik, dan sudah memasuki proses persalinan dengan pembukaan 7
cm serta keadaan janin juga baik dengan
DJJ 132 x/menit
2.
Memberikan asuhan sayang ibu :
a.
Memberikan
kebebasan kepada ibu untuk melakukan perubahan posisi, tetapi jika ibu
berbaring di tempat tidur, menganjurkan ibu untuk miring kiri agar vena kava inferior tidak
tertekan sehingga tidak mengganggu sirkulasi oksigen ke janin.
b.
Menganjurkan pada ibu untuk menarik nafas
panjang pada saat his/kontraksi datang dan jangan meneran sebab pembukaan belum
lengkap.
3. Memenuhi
kebutuhan nutrisi dan memberikan minum.
4. Menjaga privasi ibu dengan menggunakan
tirai saat akan melakukan
pemeriksaan pada ibu terutama saat periksa dalam.
5.
Mengobservasi keadaan ibu dan janin serta kemajuan
persalinan dengan partograf
6. Jam
13.15 wita melakukan VT ulang
: Portio tidak teraba, pembukaan lengkap, ketuban (-), bagian terbawah kepala sudah masuk PAP di Hodge III +
7. Mendekatkan partus set ke bed ibu :
a.
Klem :
2 buah
b.
Gunting tali pusat :
1 buah
c.
Gunting episiotomi :
1 buah
d.
½ kocher :
1 buah
e.
Naldvoeder :
1 buah
f.
Nald heating :
1 buah
g.
Pinset anatomis :
1 buah
h.
Benang tali pusat :
1buah
i.
Sarung tangan steril :
2 – 3 pasang
j.
Kassa steril :
3 – 5 buah
k.
Underpad : 2 – 3 buah
l.
Benang :
Ukuran 2.0
m. Deele : 1
buah
n.
Obat – obatan :
Oksitosin, metergin, lidocain dan gastrul
8.
Mengajarkan ibu cara mengedan yang benar yaitu dengan cara :
a.
Menganjurkan ibu untuk meneran mengikuti dorongan
alamiahnya selama kontraksi
b.
Memberitahukan untuk tidak menahan nafas saat meneran
c.
Minta untuk berhenti meneran dan beristirahat di antara
kontraksi
d.
Jika ibu berbaring miring/setengah duduk, ia akan lebih
mudah untuk meneran jika lutut ditarik ke arah dada dan dagu ditempelkan ke
dada
e.
Minta ibu untuk tidak mengangkat bokong saat meneran
f.
Tidak diperbolehkan untuk mendorong fundus untuk
membantu kelahiran bayi
9.
Memberikan
dorongan moral kepada ibu dengan mendampingi ibu agar
merasa nyaman dan memberikan minum.
10.
Memastikan
kandung kemih tetap kosong.
11.
Melakukan persiapan penolong :
a.
Memakai celemek
b.
Mencuci tangan dengan sabun kemudian membilasnya dengan
air mengalir dan mengeringkan dengan handuk
kering dan bersih
12.
Meletakkan underpad dibawah bokong ibu dan handuk
diatas perut ibu.
13.
Memimpin ibu untuk mengedan berulang kali hingga kepala bayi turun ke dasar panggul.
14.
Saat kepala bayi tampak di depan vulva ibu 5-6 cm,
tangan kanan menahan perinium dengan
lipatan kain di bawah bokong ibu, sementara tangan kiri menahan puncak kepala
agar tidak terjadi defleksi yang terlalu cepat saat kepala lahir dan mengurangi
robekan perinium yang terlalu lebar, setelah itu akan lahir berturut-turut
ubun-ubun kecil, ubun-ubun besar, dahi, hidung, mulut dan dagu dengan adanya
tenaga mengedan ibu dan his, kemudian mengusap muka dengan kasa/kain bersih dan
minta ibu untuk tidak mengedan dengan bernafas pendek-pendek dan meniup-niup
15.
Memeriksa ada/tidaknya lilitan tali pusat pada leher
janin, menunggu kepala janin melakukan putaran paksi luar secara spontan
16.
Setelah bayi menghadap paha kanan ibu, pegang kepala
bayi secara biparietal. Anjurkan ibu untuk meneran saat kontraksi, dengan
lembut gerakan kepala ke arah bawah hingga bahu depan muncul di bawah arkus
pubis, dan kemudian gerakan ke arah
atas untuk melahirkan bahu belakang.
17.
Setelah kedua bahu lahir geser tangan bawah ke arah
perinium ibu untuk menyanggah kepala, lengan dan siku sebelah bawah, gunakan
tangan atas untuk menelusuri dan memegang lengan dan siku sebelah atas.
Penelusuran tangan atas berlanjut ke punggung, bokong, tungkai dan kaki, pegang
kedua mata kaki (masukkan telunjuk diantara kaki dan pegang masing-masing mata
kaki dengan ibu jari dan jari-jari lainnya)
18. Bayi
lahir spontan jam 13.30 WITA,
segera menangis, Jenis kelamin laki-laki,
segera menangis, warna kulit kemerahan dan gerakan aktif
dengan APGAR Score: 8
19. Meletakkan
bayi di perut ibu, keringkan bayi serta
bersihkan jalan nafas
20. Menjepit
tali pusat dengan klem kira – kira 3 cm dari pangkal pusat kemudian mengurut
tali pusat ke arah ibu dan mengklem dengan jarak ± 2cm dari klem pertama.
21. Memotong
tali pusat dengan perlindungan tangan kiri diantara dua klem
22. Mengganti kain bayi yang basah dengan kain
yang kering dan bersih untuk menghangatkan bayi
23. Ikat
tali pusat dan pindahkan bayi
ke ruang bayi
24. Jam
13.30 wita. Melakukan Manajemen Aktif Kala III
a. Memeriksa fundus uteri untuk
memastikan bayi tidak ada bayi kedua
b. Memeriksa kandung kencing, jika penuh maka di
keluarkan terlebih dahulu menggunakan Cateter agar tidak menghambat pengeluaran
plasenta.
c. Memberitahukan
ibu bahwa ibu akan di suntik di bagian paha
d.
Menyuntikkan
oksitosin 10 unit IM di 1/3 paha
kanan bagian luar, setelah di aspirasi terlebih dulu.
e.
Memeriksa plasenta apakah lepas atau tidak
f.
Melakukan Peregangan Talipusat Terkendali ( PTT ) secara kustner yaitu saat uterus berkontraksi tangan kiri
menekan pinggir atas simfisis ke arah dorso kranial sementara tangan kanan
melakukan PTT.
g.
Menopang
plasenta dengan kedua tangan saat plasenta di depan vulva sambil memutar
plasenta searah jarum jam dengan hati – hati sampai selaput ketuban terpilin.
h.
Plasenta
lahir lengkap pada pukul 14.00 WITA.
i.
Memeriksa
kelengkapan plasenta dengan tangan kanan sementara tangan kiri memasase fundus
uterus selama 15 detik dengan gerakan melingkar serta lembut
sehingga uterus berkontraksi (uterus teraba keras)
25. Jam
14.05 wita Melakukan pemeriksaan setelah persalinan (Kala IV)
a.
Melakukan
inspeksi vagina dan perineum untuk melihat robekan.
b.
Melakukan
penjahitan dengan cara :
1) Memasang tampon vagina untuk menghalangi
perdarahan yang menutupi luka.
2) Menyiapkan alat untuk menjahit
3) Memberikan
antiseptic ( betadine ) pada robekan jalan lahir
4) Menjahit robekan jalan lahir dengan
teknik jelujur.
5) Mengeluarkan tampon setelah menjahit luka.
6) Memeriksa kontraksi ( ada atau tidak ).
7) Memeriksa perdarahan pervaginam.
8) Memasang kasa bethadin pada daerah jahitan.
9) Memeriksa dan memastikan hasil
jahitan baik .
c. Membersihkan ibu dari darah menggunakan
waslap dan air bersih, memasang tela dan gurita serta mengganti baju ibu dengan
yang bersih.
d. Mengatur posisi ibu senyaman mungkin, agar
ibu dapat beristirahat.
e. Memenuhi kebutuhan energi dan mencegah
dehidrasi dengan memberi
makan dan minum
f. Membersihkan alat – alat :
1) Menempatkan alat partus yang telah
digunakan kedalam larutan klorin 0,5 % untuk dekontaminasi ( 10 menit )
2) Mencuci dengan air sabun dan membilas dengan air bersih
mengalir, alat dikeringkan dan di bungkus untuk disterilkan
g. Melanjutkan
pemeriksaan keadaan ibu dalam masa post partum :
1) Memeriksa
tekanan darah ibu setiap 15 menit pada jam pertama pasca persalinan dan 30
menit pada jam kedua pasca persalinan
2) Memeriksa
nadi ibu setiap 15 menit pada jam pertama pasca persalinan dan 30 menit pada
jam kedua
3) Memeriksa
temperature ibu sekali, setiap jam selama 2 jam pertama pasca persalinan
4) Memeriksa
tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, kandung kemih dan perdarahan yang keluar
setiap 15 menit pada jam pertama pasca persalinan dan 30 menit pada jam kedua
pasca persalinan
Jam ke
|
Waktu
|
TD
|
N
|
T
|
TFU
|
Kontraksi uterus
|
Kandung kemih
|
perdarahan
|
1
2
|
14.05
14.20
14.35
14.50
15.20
15.50
|
120/70
120/70
110/80
120/80
110/80
120/70
|
80
84
84
74
80
84
|
36
36
36
36,5
36
36
|
2 jari bawah pusat
2 jari bawah pusat
2 jari bawah pusat
2 jari bawah pusat
2 jari bawah pusat
2 jari bawah pusat
|
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
|
Kosong
Kosong
Kosong
Kosong
Kosong
kosong
|
normal
normal
normal
normal
normal
normal
|
26. Jam 16.05 wita Ibu
dipindahkan ke Ruang Nifas ( Cempaka )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar